Operasi Pasar Kedelai, 5 Daerah di Jateng Digelontor 104 Ton

Angga Rosa
Ketua Puskopti Jateng Sutrisno Supriyantoro saat menyalurkan kedelai kepada salah seorang perajin tahu tempe dalam operasi pasar di Salatiga, Senin (25/1/2020). (Sindonews/Angga Rosa)

"Di Salatiga ada sekitar 243 perajin tahu tempe. Pada operasi pasar tahap pertama, yang mendapat jatah 150 pelaku usaha. Lainnya, diberi jatah tahap berikutnya," ujarnya.

Menurutnya, operasi pasar kedelai ini, sangat membantu para pelaku usaha dalam mendapatkan bahan baku dengan harga yang terjangkau. Sebab saat ini, harga kedelai di pasaran berkisar antara Rp9.500 hingga Rp10.000 per kilogram. 

"Di operasi pasar, kedelai dijual dengan harga Rp8.500 per kilogram. Jadi ada selisih antara Rp1.000 hingga 1.500 per kilogram," ujarnya.

Dia berharap, Pemerintah Kota Salatiga bisa memberikan subsidi kedelai kepada para perajin tahu tempe. Sebab, saat ini mereka tidak hanya terkena dampak pandemi Covid-19 saja. "Sekarang harga kedelai naik. Ini masalah lagi bagi para perajin. Jika dalam tiga bulan ke depan kondisi masih seperti ini, maka mereka akan kolaps," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

6 hari lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

13 hari lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

19 hari lalu

Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa

1 bulan lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal