Pakar Ekonomi Pertanian Unnes Sarankan Ini ke Petani Antisipasi Dampak La Nina

Ahmad Antoni
Peani tak perlu khawatir akan terjadinya La Nina, tapi tetap mewaspadainya. (ilustrasi/ Dok MPI)

Untuk para petani, Kementerian Pertanian (Kementan) menyimpan beberapa langkah antisipasi dalam menghadapi fenomena La Nina, mulai dari irigasi sampai asuransi pertanian. Menurutnya, langkah-langkah tersebut patut diapresiasi.

"Langkah-langkah yang telah disiapkan pemerintah patut diapresiasi karena demi menyelamatkan para petani dari ancaman kerugian akibat La Nina," katanya. 

Jika kita melihat program yang dicanangkan pemerintah, kata dia, tentu  sangat membantu para petani. Namun dalam implementasinya bukanlah suatu hal yang mudah, mengingat karakteristik petani yang beraneka ragam. Ada yang langsung sigap dan tanggap dan ada juga yang belum tanggap terhadap program yang dicanangkan. 

"Terlebih lagi, terkadang program yang ditawarkan perlu disosialisasikan secara optimal agar diketahui oleh para petani, program yang dicanangkan juga harus dipastikan benar-benar tepat sasaran sehingga manfaat yang diharapkan dapat terwujud," ujarnya.

Namun demikian, Prof Sucihatiningsih mengatakan, program asuransi pertanian adalah program yang sangat menjanjikan dan akan dapat menolong para petani ketika terjadi gagal panen.  Apalagi pemerintah telah memberikan subsidi terhadap premi asuransi sehingga akan lebih meringankan petani dalam membayar premi.

"Asuransi pertanian juga dapat menjadi solusi bagi para petani yang mengalami gagal panen dengan modal yang menipis. Karena saat gagal panen terjadi, petani tidak perlu khawatir karena dapat melakukan klaim asuransi sehingga akan memperoleh ganti rugi yang dapat digunakan untuk modal memulai usaha pertanian kembali," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

3 hari lalu

Tekan Mahalnya Bahan Pokok, Legislator Perindo Marselinus Rintis Program Pertanian Pekarangan Terpadu di Sulteng

19 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

19 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

22 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal