Pasutri di Sragen Positif Covid-19, Kadinkes: Mereka Tidak Percaya Hasil Tes Swab

Agregasi Solopos
Ilustrasi tes swab (Foto: Sindonews)

"Semua kontak erat dari hasil tracing akan langsung dites swab. Sekarang sudah tidak perlu pakai rapid test. Posisi Sragen di di tengah antara daerah yang banyak ditemukan kasus. Kami berusaha maksimal agar bisa ditekan,” ujarnya.

Hargiyanto menceritakan N yang merupakan pedagang Pasar Gemolong awalnya merupakan pasien dalam pengawasan atau PDP di RSUD Gemolong. Dia kemudian dites swab dan hasilnya positif.

Sementara pasutri asal Gemolong, Sragen, PS dan M, sebelumnya reaktif berdasarkan hasil rapid test di Pasar Geyer dan setelah dites swab hasilnya positif Covid-19. Namun yang bersangkutan tidak percaya dengan hasil swab test tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Sragen, Sri Subekti mengatakan, PS dan M merupakan pedagang di Pasar Geyer. Kemudian AB, warga Bangle, Tanon, jelas dia, merupakan pelaku perjalanan (PP) ke Manokwari, Papua.

AB melakukan rapid test mandiri dan hasilnya reaktif kemudian ikut swab test dan hasilnya positif. C, 14, merupakan kontak erat S, pasien RSUD dr Moewardi Solo yang sudah sembuh. C merupakan keponakan atau tetangga dari S.

“Untuk pedagang Pasar Gemolong, N, awalnya sakit batuk pilek selama sepekan. Ia kemudian periksa lalu opname menjadi PDP di RSUD Gemolong. Setelah di tes swab hasilnya positif Covid-19. Sekarang kami masih berkoordinasi untuk rencana tracing besok,” ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Mbalela! Pasutri Gemolong Sragen Menolak Percaya Hasil Tes Swab-Nya Positif Covid-19"

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
22 jam lalu

Kecelakaan Maut Pasutri Boncengan Motor di Pasuruan, Istri Tewas Peluk Suami

26 hari lalu

Atap Kelas SDN Karanganyar 3 Sragen Roboh

31 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Ambulans di Tol Batang, Pasutri Tewas Saat Antar Jenazah Anak

1 bulan lalu

Tragedi KM Mutiara Santosa 2, Pasutri dan 2 Balita Selamat usai Lompat ke Laut

2 bulan lalu

Terlilit Utang, Pasutri di Ubud Curi Emas untuk Biaya Hidup dan Operasi Plastik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal