"Berawal dari temuan pelat nomor mobil dan keterangan sejumlah saksi, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jakarta," katanya.
Dia mengatakan berdasar keterangan, Suprianto mengaku, ketakutan dan akhirnya pulang ke Jakarta. Adapun di Jakarta, pelaku tinggal di mes yang disediakan perusahaan tempatnya bekerja.
"Sebenarnya, pelaku ini asli orang Comal (Jateng), tetapi memiliki KTP Jakarta, karena sempat menikah dengan wanita asli Jakarta, yang saat ini statusnya sudah pisah ranjang," katanya.