Pemerintah Diminta Bantu Pengembangan Garam Organik di Purworejo

Joe Hartoyo
Pembuatan garam organik yang dilakukan petani di pesisir Kabupaten Purworejo. Foto: iNews/Joe Hartoyo.

Penggaraman sistem tunnel merupakan metode baru, yaitu model tertutup dengan lahan terasiring.  Penerapan model tertutup bertujuan agar produksi garam bisa berlangsung sepanjang tahun walaupun musim hujan. 

Meskipun berada di ruang yang tertutup plastik, tetap ada panas sehingga proses kristalisasi dapat terjadi. Lahan pembuatan garam dibuat berpetak-petak secara bertingkat agar air dapat mengalir kapan saja dengan gaya gravitasi. 

Sistem pembuatan garam secara organik, tidak menggunakan bahan kimia tambahan serta ramah lingkungan. Dengan demikian, tidak menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Sampai pertengahan tahun 2021, produksi garam terus meningkat dari 2,2 ton di bulan Januari menjadi 3,1 ton pada bulan Mei. 

Produk yang dihasilkan berupa garam krosok dengan harga  Rp2500 per kilogram, Rp4.000 per kilogram, dan Rp5.000 per kilogram. Pemasaran dalam bentuk curah dan kemasan 200 gram, 1.000 gram, 5.000 gram maupun 25 kilogram. 

Produk garam digunakan untuk keperluan pupuk tanaman, suplemen pakan ternak, pakan ikan dan pakan udang. Bahkan bisa dipergunakn untuk pengobatan dan sebagainya. 

“Kami berharap pemerintah ikut mendorong agar pembuatan garam terus dikembangkan,” kata Mufid, dari kelompok tani garam. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
6 jam lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

23 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

1 bulan lalu

Jombang Geger, Mayat Pria Ditemukan di Area Persawahan Dusun Semanding

2 bulan lalu

Purworejo jadi Daerah Terlama Tanpa Hujan di Jawa Tengah, Ini Imbauan BMKG

2 bulan lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal