Pemkot Semarang Bangun Simpang Lima Kedua, Dikonsep Taman Pasif Tanpa Aktivitas

Antara
Penampakan udara kawasan Simpang Lima (Dok. Pemkot Semarang)

"Pertama, karena taman ini berada di tengah jalan besar, bahaya. Kemudian, nanti malah jadi kotor (kalau dijadikan taman aktif ) karena buat persinggahan," katanya.

Ita juga mengatakan tidak ingin  taman di Simpang Lima kedua malah digunakan untuk hal-hal yang bersifat negatif. Apalagi, rencananya dibuat rimbun dengan beraneka tanaman.

Saat ini, akses menuju Simpang Lima kedua di Jalan Sriwijaya dari persimpangan Jalan Pahlawan sudah diperlebar dengan menjadikan area depan Taman Makan Pahlawan (TMP) Giri Tunggal untuk ruas jalan ke arah timur.

Peningkatan infrastruktur Jalan Sriwijaya di depan TMP itu menelan dana Rp5,7 miliar, sedangkan pengaspalan dan pembangunan di Jalan Sriwijaya Baru menghabiskan anggaran sekitar Rp12 miliar.

Seperti halnya Simpang Lima, keberadaan Simpang Lima kedua tersebut diharapkan juga bisa menjadi pusat ekonomi baru di Jalan Sriwijaya Semarang yang ditarget rampung pada tahun ini.

Ita mengatakan sejauh ini Simpang Lima kedua masih dalam proses pembangunan, dan ada sedikit revisi desain. Mestinya bentuknya dibuat model terasiring, bukan seperti tembok yang tinggi.

"Saya akan buat 'meeting' dengan teman-teman untuk melakukan revisi. Mestinya dibuat bentuknya kayak terasiring, kemarin bentuknya kayak tembok tinggi. Tidak akan mempercantik tempat itu malah," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Aksi Mahasiswa di Tugu Muda Semarang, Polda Jateng Ingatkan Jangan Terprovokasi

13 hari lalu

Temuan Mortir Gegerkan Karyawan dan Pengunjung Resto Semarang, Tim Jibom Turun Tangan

17 hari lalu

Tercium Aroma Tembakau, Truk di Tol Banyumanik Ketahuan Bawa 3,28 Juta Rokok Ilegal

18 hari lalu

Luar Biasa! 25.000 Penari Pecahkan Rekor Menari Dug Dug Der Semarang Terbanyak

20 hari lalu

Dugaan Perampokan Toko HP di Semarang, Polisi Temukan Bercak Darah dan Pemilik Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal