Penamparan Perawat di Semarang, Wali Kota Hendi: Proses Hukum Pelaku Jalan Terus

Kristadi
Pelaku penamparan perawat di Semarang (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Wali Kota SemarangHendrar Prihadi (Hendi) meminta jajaran kepolisian untuk terus memproses kasus penamparan perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita, Minggu (12/4/2020).

Menurut Hendi, pemrosesan hukum oknum penganiayaan tersebut akan menjadi shock therapy bagi seluruh pihak untuk tidak bertindak arogan, terkhusus kepada tenaga medis yang sedang bertugas.

Apalagi terjadinya kejadian penamparan tersebut bermula dari diingatkannya pelaku untuk menggunakan masker, yang saat ini memang wajib untuk setiap orang di tengah wabah virus corona.

"Saya sampaikan kepada kawan-kawan kepolisian untuk pemrosesan yang bersangkutan supaya terus berjalan, supaya menjadi shock therapy bagi semuanya agar tidak bertindak arogan kepada para tenaga medis yang sedang bertugas," ungkap wali kota yang akrab disapa Hendi, Minggu (12/4/2020).

Hendi juga menyayangkan kejadian tersebut karena saat ini tenaga medis adalah menjadi garda terdepan dalam penanganan virus corona atau Covid-19 di Indonesia, khususnya Kota Semarang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

20 hari lalu

Kasus Dokter Spesialis Aniaya Perawat di Cirebon Naik Penyidikan, 5 Orang Diperiksa

21 hari lalu

Dokter Spesialis di Cirebon Diduga Aniaya Perawat karena Cemburu Korban Punya Pacar Baru

22 hari lalu

2 Bocah di Karawang Diduga Aniaya Balita 3 Tahun hingga Masuk Rumah Sakit

22 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal