Pengasuh Ponpes Buka Paksa Penyekatan PPKM Darurat di Grobogan, Kapolsek Marahi Santri

Rustaman Nusantara
Kapolsek Ngaringan saat menyuruh santri agar putar balik dalam penyekatan di Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. (iNews/Rustaman Nusantara)

Kiai Ali bin Abdulah menganggap bahwa kebijakan pelarangan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan setiap setahun sekali dianggap mencederai Pancasila dan umat Islam yang mayoritas di Indonesia.

“Harapan kami jelas apa yang terjadi dengan adanya virus corona ini , harapan kami dengan alasan prokes lalu meniadakan apa yang menjadi kultur agama kita, tidak harus meniadakan kultur sosial kita,” kata Kiai Ali.

“Jadi prokes itu adalah ikhtiar dimana kita menghadapi fenomena penyakit yang berasal dari China. Namun alangkah bijaknya kita melihat bahwa kultur agama kita mayoritas Islam sehingga tidak lalu serta merta menyamakan 100 persen sama dengan keadaan di sana,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

6 hari lalu

Viral Perundungan Remaja Putri di Grobogan, Polisi Tetapkan 3 ABH

7 hari lalu

Buntut Keracunan Massal, SPPG Pemasok MBG ke Ponpes Al Askar Kendari Disanksi Suspend 30 Hari

9 hari lalu

Video Duel Bocah Viral di Grobogan, Polisi Periksa 7 Anak Didampingi Orang Tua

10 hari lalu

58 Santri Ponpes Al Askar Kendari Diduga Keracunan MBG, 5 Masih Dirawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal