Pengusaha Bus di Semarang Keluhkan Order Makin Sepi Imbas Efisiensi Anggaran

Lurisa Lulu
Pengusaha transportasi di Semarang mengeluhkan sepinya order imbas efisiensi anggaran. (Foto: iNews)

SEMARANG, iNews.id – Efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah mengancam kelangsungan bisnis transportasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Para pengusaha bus terancam gulung tikar imbas sepinya order lantaran banyaknya instansi yang membatalkan pemesanan.

Pengelola PO Bus Citra Dewi, Handika Gusni Rahmulya mengaku mengalami kerugian yang cukup besar hingga 35 persen akibat pembatalan sewa kontrak armada bus yang biasanya sudah menjadi langganan kegiatan instansi.

“Kami harus memutar otak lebih kencang agar bisa bertahan dan tidak gulung tikar,” katanya, Minggu (2/3/2025).

Dia berharap ada kebijakan baru dari pemerintah agar tidak ada perusahaan bus pariwisata yang gulung tikar. “Ya, harapan kami ini ada kebijakan yang tidak merugikan semua pihak termasuk para pelaku usaha sektor bisnis transportasi darat,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi mendukung efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah. Dia mengklaim tidak akan ada kendala di Jateng meski anggaran dipangkas.

"Nggak ada, nggak ada kendala, semuanya linier. Jadi efisiensi anggaran itu, terutama transfer daerah, kemudian jaldis (perjalanan dinas), kemudian program-program yang kemarin dicanangkan Pak Pj, akan kita lakukan kolaborasi ya," kata Luthfi di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Minggu (16/2/2025).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
23 jam lalu

Siswa SD di Ungaran Diduga jadi Korban Bullying Teman Kelas, Mimisan hingga Trauma

11 hari lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

16 hari lalu

Aniaya Pedagang Cilok, 6 Anak Punk Babak Belur Dihajar Warga di Semarang

24 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

27 hari lalu

Terungkap! Motif Pelaku Bunuh Mozza karena Cemburu, Jasad Dibuang di Tol Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal