Perempuan Tangguh di Lereng Merapi, Belasan Tahun Menjadi Penambang Pasir

Tata Rahmanta
Perempuan yang bekerja menjadi penambang pasir Gunung Merapi. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Momentum Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember mengingatkan kembali terhadap emansipasi wanita di Indonesia. Sosok tangguh itu di antaranya para perempuan di lereng Gunung Merapi yang menjadi menambang pasir manual di sungai. 

Yayuk, ibu rumah tangga asal Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali sudah belasan tahun menjadi penambang  pasir manual di Sungai Gandul. 

Dia merupakan satu di antara belasan ibu-ibu yang bekerja menjadi penambang pasir atau pencari batu di alur Kali Gandul. 

Meskipun menggunakan alat yang sederhana, seperti cangkul kecil, sekop, dan saringan pasir, mereka tanpa lelah mengambil pasir dan batu dari dasar sungai.

“Dalam sehari penghasilannya tidak menentu, antara Rp40.000 hingga Rp175.000,” kata Yayuk, Selasa (21/12/2021). 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringati Hari Ibu, BRI Peduli Perkuat Penggerak Usaha Perempuan di Bali

57 tahun lalu

Bareskrim Ungkap Peran 3 Tersangka Tambang Pasir Ilegal di Lereng Merapi

57 tahun lalu

Rayakan Hari Ibu dan Natal, Bandara AP1 Gelar Pertunjukan Seni dan Demo Make Up

57 tahun lalu

Unggah Momen Hari Ibu, Siti Atiqoh: Penanda Bangkitnya Kesadaran Perempuan Indonesia

57 tahun lalu

Biografi R.A Kartini, Sang Penggagas Adanya Emansipasi Wanita Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal