Peringatan Gerakan Pangan Murah, Ratusan Warga Semarang Serbu Pasar Pak Rahman

Dimas Yuli
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu foto bersama warga usai membuka acara Gerakan Pangan Murah Sedunia di halaman kantor Kecamatan Pedurungan, Senin (16/10). (IST

Mbak Ita, sapaan akrabnya mengakui jika harga kebutuhan pokok terutama beras saat ini sedang naik. Untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras di Kota Semarang sendiri berkisar Rp52.000 per lima kilogram. Sedangkan untuk di luar itu, harga bisa mencapai Rp54.000 sampai Rp60.000 per 5 kilogram. 

Oleh karena itu, Pemkot Semarang akan terus berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk memenuhi kebutuhan pangan yang murah. Berkat program Pak Rahman ini, Pemkot berhasil mendapatkan penghargaan dalam ketahanan pangan terbaik nasional. 

Selain itu, untuk pertama kalinya, melalui program Pak Rahman, Kota Semarang berhasil menjadi tiga daerah terbaik dalam upaya menekan pertumbuhan inflasi di Indonesia. 

“Ini adalah wujud bagaimana kita menjemput bola untuk masyarakat, menghidupkan pelayanan terhadap ketahanan pangan. Dan sebagai bonus juga mendapatkan gerakan pangan murah terbaik se-Indonesia,” jelasnya. 

“Di mana kita tahu Kota Semarang ini sebelumnya tidak pernah pada tahun-tahun lalu mendapatkan nominator di dalam pengendalian inflasi. Dan Alhamdulillah tahun ini mendapatkan tiga besar walaupun tidak yang terbaik,” ujarnya. 

Sementara itu, pada kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut, Pemkot Semarang juga menyalurkan bantuan untuk anak stunting dan bantuan dana BPJS untuk warga yang membutuhkan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
15 jam lalu

Ketua KONI Jateng Dukung Polisi Usut Kematian Atlet Pencak Silat di Ajang Porprov

1 hari lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

1 hari lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

7 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

12 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal