Dari hasil latihan fisik, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim pelatih untuk mengevaluasi kondisi masing-masing atlet. Jika dinilai masih ada yang kurang, maka latihan fisik akan ditambah intensitasnya sesuai hasil evaluasi.
Mengenai parameter penilaian, pihaknya memiliki tolok ukur atau pembanding sesuai dengan kualitas atlet-atlet nasional di PPLP Ragunan. Jika belasan atlet bola voli putri dan gantole Kontingen Jateng PON XX Papua ini berhasil mendekati tolok ukur tersebut, hal tersebut sudah bagus.
“Misalnya kecepatan lari 60 meter itu harusnya yang bagus itu berapa, untuk atlet voli itu berapa, itu sudah ada parameternya. Bahkan, kami juga sudah punya pembanding parameter yang di nasional,” ucapnya.
Sebelum mengikui serangkaian latihan fisik, para atlet diharuskan terlebih dulu melakukan pemanasan. Tujuannya agar mereka mampu mengeluarkan kemampuan fisik terbaiknya selama latihan berlangsung. Serangkaian latihan fisik ditekankan pada tes yang berintensitas tinggi.