Dalam karnaval tersebut, mereka berkostum menyerupai manusia berkepala kambing dengan ritual ala satanic.
“Kalau ide itu dari, kita melihat kostum unik lalu kita sewa, kita tiru idenya,” katanya.
Dia mengatakan, kostum tersebut disewa dari Malang. Setelah itu, anggota tim berlatih bersama dan mencari berbagai referensi penampilan karnaval melalui YouTube.
Pihaknya kemudian menggabungkan sejumlah referensi yang mereka lihat dari berbagai pertunjukan karnaval di Malang dan Magelang menjadi satu konsep penampilan.
Terkait adegan penyembelihan kambing yang turut menjadi sorotan, Akhid menegaskan bahwa tim memang memiliki rencana menyembelih kambing setelah acara selesai. Namun, dia membantah kegiatan tersebut berkaitan dengan ritual tertentu.