Polisi Autopsi Jenazah Siswa SD Diduga Korban Perundungan di Pemalang

Tim iNews
Siswa SD di Pemalang meninggal setelah dirawat sembilan hari, sempat mengeluh sakit perut dan mengaku dipukul tiga kakak kelas. (Foto: iNews).

Pelaksana Tugas Bupati Pemalang Nurkholes menegaskan pemerintah tidak menoleransi tindakan perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekolah. “Yang jelas pemerintah tidak menolerir adanya bullying atau perundungan dan kita harap kejadian ini yang terakhir,” ujar Nurkholes. 

Setelah proses autopsi selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polres Pemalang masih melanjutkan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Jika ditemukan unsur pidana, perkara akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
23 jam lalu

Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Korban Bullying, Sempat Mengeluh Sakit Perut

1 hari lalu

Kekerasan Berujung Duka! Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Korban Bullying Kakak Kelas

2 hari lalu

Siswa SD di Ungaran Diduga jadi Korban Bullying Teman Kelas, Mimisan hingga Trauma

24 hari lalu

Puluhan Siswa SDN 2 Kanigoro Madiun Muntah-Muntah usai Santap Menu MBG

1 bulan lalu

Pasar Belik Hangus Terbakar, Pemkab Pemalang Siapkan Pasar Darurat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal