Puluhan Anak STM Menyusup saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Semarang

Taufik Budi
Pelajar STM (SMK) ikut menyusup dalam aksi demonstrasi mahasiswa dan buruh menolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Jateng, jalan Pahlawan Semarang, Rabu (7/10/2020). (Foto: iNews/Taufik Budi)

Mereka kembali berlarian ke tengah massa ketika mendengar teriakan yang disusul lemparan botol dan batu ke aparat polisi. Meski terlihat garang, namun keberadaan para remaja ini disebut di luar kelompok massa pandemo.

"Jadi memang ada beberapa anak-anak. Banyak sekali anak-anak di luar aliansi Gerakan Rakyat Menggugat atau Geram. Kemudian mereka buat provokasi, mereka melemparkan botol, manjat-manjat pagar Gedung DPRD," ujar Ketua BEM Universitas Diponegoro (Undip) Razin Hilmy, Rabu (7/10/2020) malam.

"Kalau dilihat bukan dari mahasiswa, saya dapat kabar itu anak STM," katanya.

Unjuk rasa yang diikuti ribuan orang itu pun berakhir ricuh. Polisi menyemprotkan air melalui water cannon, dan menembaki massa dengan gas air mata. Pengunjuk rasa pun bubar lari tunggang langgang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan May Day 2025, Ratusan Buruh Bandung Raya Berangkat Aksi ke Jakarta

57 tahun lalu

Demo Hari Ini di Semarang Ricuh, Sejumlah Mahasiswa Dievakuasi ke Rumah Sakit

57 tahun lalu

Hari Buruh, Pekerja di Sukabumi Tuntut 6 Poin di Antaranya soal Perlindungan

57 tahun lalu

Peringati May Day, Ribuan Buruh Purwakarta Unjuk Rasa di Jakarta

57 tahun lalu

May Day, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Kantor DPRD dan Gubernur Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal