Puluhan Warga Protes Pemasangan Badan Air dan Sempadan Rawa Pening

Angga Rosa
Warga Dusun Kelurahan, Desa/Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang menunjukkan bukti kepemilikan tanahnya yang dipasangi patok badan air dan sempadan Rawa Pening. Foto: Ist.

SEMARANG, iNews.id - Puluhan warga Dusun Kelurahan Desa/Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang memprotes pemasangan patok air dan sempadan Rawa Pening. Mereka menegaskan lahan tersebut berstatus hak milik.

Sebagai wujud protes, puluhan warga memasang bukti kepemilikan tanah mereka di atas lahan yang dipatok badan air dan sempadan Rawa Pening. Pemasangan dinilai juga dilakukan tanpa sosialiasi kepada para pemilik lahan. 

"Warga sangat resah dengan adanya patok-patok itu. Apalagi setelah ada Kepmen Nomor 365/ktps/m 2020 yang mempertegas setatus tanah yang ada di dalam garis patok sepandan tersebut," kata Kasian, tokoh masyarakat Kelurahan, Sabtu (11/12/2021).

Menurutnya, warga sudah berupaya meminta penjelasan dari pemerintah mulai tingkat desa hingga pemerintah pusat terkait maksud dan tujuan pemasangan patok di lahan warga. 

"Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan soal konsekuensi pemasangan patok bagi warga," ujarnya. 

Tokoh masyarakat lainnya, Munir menyatakan, pemasangan patok meresahkan warga pemilik tanah. Karena itu, warga memohon ada klarifikasi yang jelas soal rencana pemerintah dari pemasangan patok-patok tersebut.

 "Warga sangat kaget ketika tanahnya dipasangi patok dan dinyatakan sebagai tanah status quo. Padahal mereka punya buktik sah kepemilikan, baik berupa sertifikat atau SPPT tahunan," ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Viral Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki 34 Km dari Boyolali ke Semarang Penuhi Nazar

57 tahun lalu

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal