Ratusan Orang Ikuti Lomba Lari Dikejar Sumanto, Hadiahnya Batu Klawing

Dony Aprian
Sumanto mengejar para peserta lari dalam lomba lari yang digelar Komunitas Pinggir Klawing Purbalingga, Jateng. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Ratusan orang mengikuti lomba lari “Klawing Playon Sonten” yang digelar Komunitas Pinggir Klawing bersama Perusahaan Daerah Owabong, Purbalingga, Jawa Tengah. Lomba yang sudah digelar pada Sabtu, 6 Oktober 2018 lalu itu cukup unik.

Ratusan peserta lomba lari itu akan dikejar Sumanto, si manusia kanibal dari Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, yang sempat menggegerkan karena kasus mencuri dan memakan mayat di awal tahun 2001 silam.

Ya, Sumanto (46) menjadi salah satu peserta dalam lomba tersebut. Sumanto, bahkan harus mengejar 800 pelari dadakan. Acara yang semula dilabeli Klawing Playon Sonten itu pun akhirnya diubah promosinya jadi “Lari Dikejar Sumanto”.

“Kami ingin mengganggu pikiran orang agar tertarik dengan wisata Purbalingga. Salah satu caranya dengan menggelar lomba lari dikejar Sumanto,” kata Direktur Perusahaan daerah (PD) Owabong, Drs Hartono.

Sebelum lomba lari dimulai, Sumanto diarak keliling kota Purbalingga bersama Kakang Mbekayu, komunitas Harley Davidson dan komunitas motor Trabas. “Arak-arakan berakhir di tepi Sungai Klawing di Kelurahan Bancar,” kata Hartono.

Lomba lari tersebut menempuh jarak 5 kilometer. 100 pelari pertama yang mencapai garis finis akan mendapat medali. “Medali yang kami buat unik, berupa batu klawing yang ditulisi. Sementara para juara, hadiahnya juga bukan uang, tetapi unik. Misal satu karung kentang, satu karung tomat, sayuran dan lainnya,” kata Hartono.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 hari lalu

Talas Lokal Diolah Jadi PMT Balita, Tim Unsoed Latih Kader Posyandu Desa Senon Cegah Stunting

3 bulan lalu

RS JIH Purwokerto akan Gelar Lari 5K, Berhadiah Persalinan Gratis di President Suite!

7 bulan lalu

Pembunuh Balita dalam Karung di Cilacap Ditangkap Kurang dari 12 Jam, Ternyata Tetangga

7 bulan lalu

Hasil Visum Ungkap Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Meninggal karena Hipotermia

8 bulan lalu

Taman Bunga Lereng Gunung Slamet, Wisata Murah Pesona Alam Berkabut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal