Ratusan Umat Tionghoa dari 47 Kelenteng Ramaikan Kirab Dewa Bumi di Kudus

Nur Choiruddin
Ratusan umat tionghoa dari 47 kelenteng se-Indonesia meramaikan kirab Bwee Gee atau Dewa Bumi di Kudus. (Nur Choiruddin)

KUDUS, iNews.id – Ratusan umat tionghoa dari 47 kelenteng se-Indonesia meramaikan kirab Bwee Gee atau Dewa Bumi yang digelar Kelenteng Hok Hien Bio Kudus. Kirab ini sempat vakum tiga tahun karena pandemi Covid-19

Banyaknya kelenteng dari berbagai daerah di Indonesia ini karena Kelenteng Hok Hien Bio Kudus adalah kelenteng dewa bumi tertua di Indonesia.

Jadi, tak heran jika kelenteng-kelenteng lain menyambangi kelenteng ini dengan membawa Kong Cho mereka ke Kabupaten Kudus.
 
Kirab kali ini dilakukan cukup panjang. Dimulai dari halaman kelenteng di jalan Ahmad Yani, kemudian berputar mengelilingi Kota Kudus melalui alun-alun Simpang Tujuh dan masuk ke dalam pendapa kabupaten dan kembali ke kelenteng.

“Perayaan ini sebagai bentuk rasa syukur umat Tionghoa atas berkah dan karunia yang diberikan Dewa Bumi selama satu tahun ini,” kata Farida, pengunjung asal Jakarta, Minggu (8/1/2023).

Tak hanya itu, momen kali ini umat Tionghoa juga berharap agar berbagai bencana di Indonesia segera pulih, termasuk bencana banjir yang saat melanda wilayah Kabupaten Kudus.

Sementara itu, panitia kirab berharap pandemi Covid-19 tidak terjadi lagi di Indonesia. Mengingat, hampir seluruh aktivitas warga menjadi terganggu dan membuat susah masyarakat.

“Menurut sejarahnya, dulu Bee Gwe atau kirab Dewa Bumi ini diselenggarakan setelah panen raya sebagai bentuk rasa syukur kepada bumi yang telah memberi kesejahteraan kepada mereka,” kata Harjana Wijaya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

1 bulan lalu

Banjir Terjang Tapanuli Tengah akibat Tanggul Sungai Jebol, 150 Warga Mengungsi

1 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

2 bulan lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

3 bulan lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal