Relokasi Industri Jabodetabek ke Jateng Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Kastolani Marzuki
Antara
Sejumlah pekerja garmen menyelesaikan proses finishing pembuatan celana jins. Banyaknya industri Jabodetabek yang pindah ke Jateng mendongkrak perekonomian di provinsi ini. (Foto: istimewa)

Nur Sa'adah menambahkan, naik turunnya persentase kemiskinan menjadi salah satu indikator penting sukses tidaknya program pemerintah. Jumlah kemiskinan di Jawa Tengah periode September 2017 sebanyak 4,20 juta jiwa (12,23 persen) turun pada periode Maret 2018 menjadi 3,90 juta jiwa (11,32 persen).

"Penurunan persentase atau jumlah kemiskinan di Jawa Tengah patut diapresiasi namun juga perlu dikritisi. Banyak kasus di desa-desa, orang-orang miskin dimasukkan ke katagori mampu karena adanya keengganan aparatur mengakui kondisi yang sebenarnya. Ada perasaaan malu jika di desanya banyak warga yang miskin," katanya.

Mengenai target pemerintah untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada 2019, pada kisaran 4,33-4,37 persen, menurut dia, hal ini bukan sesuatu hal yang mustahil.

Sejauh ini, kata dia, TPT terjadi pengurangan sebanyak, dimana sudah menurun pada angka 0,81 juta jiwa (4,51 persen). "Melalui perluasan dan pengembangan kesempatan bekerja serta peningkatan kualitas dan kompetensi tenaga kerja, tentu semua yakin bisa terus turun," tandasnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jateng semakin berkualitas dengan capaian sebesar 5,54 persen. "Capaian di atas rata-rata nasional," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Pemprov Jateng Tanggung Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Tol Semarang

57 tahun lalu

Petisi Tolak 6 Hari Sekolah Tembus 25.000 Tanda Tangan, Gus Yasin Siap Kaji Ulang

57 tahun lalu

2 Alasan Pemprov Jateng Kaji Usulan 6 Hari Sekolah SMA dan SMK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal