“Saya masih seperti bermimpi. Bisa berdiri di sini dan menghadiri wisuda prajurit,” ujar Darmadi dengan wajah bahagia bercampur haru.
Dari Padang, keluarga bersahaja ini berangkat pada 26 Oktober 2019. Mereka sempat mampir di Tangerang di rumah saudara dekat untuk istirahat selama dua malam. Pada 30 Oktober 2019 pukul 11.00 WIB, mereka melanjutkan perjalanan ke Magelang.
“Apabila kami sudah sangat letih, di situ kami istirahat dan kami membawa sendiri peralatan memasak,” kata istri Darmadi, Devi Lestari.
Menurut Devi, perjuangan anaknya untuk bisa masuk AAL tidak mudah. “Riri selalu berdoa. Setelah shalat, dia selalu bersujud dan berdoa lebih lama agar bisa masuk TNI. Alhamdulillah doa itu terkabul,” ungkap sang Ibu.
Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna 2019 dibuka oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan telah mewisuda 860 prajurit Bhayangkara Taruna yang telah selesai menjalani Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol Tahun 2019.