Sebulan Tak Kerja, Tukang Batu di Rembang Ini Merasa Tak Berhak Terima BLT

Musyafa
Saronto, tukang batu di Desa Kumendang, Kabupaten Rembang yang menolak BLT. Sabtu (13

"Keputusan ini diharapkan menginspirasi warga lainnya agar bantuan dari pemerintah ini bisa tepat sasaran," katanya.

Salah seorang yang menolak menerima BLT sebesar Rp200.000 per bulan itu, yakni Saronto. Sehari-hari, Saronto bekerja sebagai tukang batu. Kendati demikian, dia merasa tak berhak atas BLT.

Saronto mengaku, sudah sebulan terakhir berkurang penghasilannya karena dampak pandemi Covid-19. Tapi dia merasa bersyukur dengan kehidupan yang dijalani saat ini.
Karena itu dia merasa ada yang lebih membutuhkan BLT itu dibanding keluarganya.

"Sebulan juga libur niki. Nggak menerima bantuan bukan bermaksud gemede (sombong)," tuturnya.

Selain Saronto, warga Desa Kumendung lain yang menolak BLT yaitu Nursalam.

Nursalam juga mundur dari penerima BLT dengan penuh kesadaran. Dia tak menyalahkan petugas, dan menitipkan BLT yang dia terima kepada petugas untuk diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

"Biar hak saya titipkan kepada petugas untuk diberikan kepada yang lebih berhak ketimbang saya," ucapnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Karyawan Kantor Pos Takalar Penganiaya Atasan dan Rampok Uang BLT Ditangkap

57 tahun lalu

Kronologi Pembacokan Kepala Kantor Pos Takalar oleh Anak Buah saat Pertahankan Uang BLT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal