Sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang, Perlawanan Sengit Pemuda Usir Tentara Jepang

Ahmad Antoni
Dari kiri-kanan: Budanco Munadi (mantan Gubernur Jateng), Wongsonegoro (Wakil Residen Semarang), dan Jatikusumo. (foto: Istimewa)

Sejak saat itulah pertempuran heroik berkecamuk. Beberapa tokoh penting yang memiliki peranan menggalang pemuda dan rakyat untuk bertempur antara lain Budancho Moenadi. Pria asal Pati yaang selanjutnya menjabat Gubernur Jateng ini pernah membawa dan mengumpulkan pasukan dari beberapa daerah seperti Pati, Demak, Kudus dan Purwodadi untuk merencanakan Serangan Umum Semarang untuk menyerang Jepang dari basis pertahanan di daerah Kaligawe. 

Namun sayangnya ketika hendak menyerang dari Kampung Batik, Jepang telah mengetahui tanda-tanda serangan dan terlebih dahulu membakar Kampung Batik. 

Meski kampung Batik dibakar, tak menyurutkan nyali pasukan pimpinan Moenadi. Pertempuran sengit pun terjadi di sekitar kampung Batik, Jalan Patimurra hingga Jalan dr Cipto. Dalam Pertempuran 5 Hari juga muncul pemuda mantan PETA bernama Sayuto dan Warno Keling menginisiasi regu Jagal Jepang. 

Mereka berjuang bergerilya dari kampung ke kampung mencari jepang dan memenggal kepalanya sebagai upaya membalas dendam atas kebengisan mereka memenggali kepala pemuda yang ditangkapi Jepang. Kelompok Sayuto ini ada 20 orang dan yang masih hidup dan bisa ditemui bernama Huri Prasetyo (90). 

Samurai yang digunakan Sayuto untuk memenggal leher Jepang pun masih disimpan Huri. Sayuto mengawali aksi balas dendamnya dengan menyerbu LP Mlaten yang dikuasai Jepang. Tampaknya hanya 3 Jepang yang berjaga dan ditemui. mereka diseret ke Gedung Sobokarrti yang ada di seberang LP Mlaten. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
22 hari lalu

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

1 bulan lalu

Eko Sapto Purnomo Ditunjuk Jabat Plt Bupati Sukoharjo, Gantikan Etik Suryani Tersangka KPK

1 bulan lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

1 bulan lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

5 bulan lalu

Jurnalis Protes Buang ID Card usai Diusir Liput Arahan Gubernur Pasca-OTT Bupati Pekalongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal