Sejumlah Konsumen di Salatiga Enggan Beralih ke Pertamax, Ini Alasannya

Angga Rosa
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor saat membeli BBM di salah satu SPBU di Salatiga. Foto: Ist.

SALATIGA, iNews.id - Sejumlah konsumen di Kota Salatiga enggan beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax. Mereka tetap memilih menggunakan pertalite meski harus mendaftarkan kendaraan roda empatnya sebagai penerima BBM subsidi.

"Kalau beralih menggunakan pertamax, saya harus menambah pengeluaran untuk membeli BBM kendaraan. Mendingan tetap pakai pertalite, sesuai kemampuan saat ini," kata salah seorang pengendara mobil, Galih (38) warga Blotongan, Sidorejo, Salatiga, usai mengisi BBM di salah satu SPBU, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, pendataan kendaraan bermotor roda empat dan roda lebih dari empat sebagai penerima BBM subsidi merupakan langkah tepat. Ini untuk memastikan agar penerima subsidi bisa BBM tepat sasaran.

Namun, Pertamina juga harus meningkatkan pengawasan di lapangan. Sebab, selama ini masih banyak SPBU yang melayani mobil mewah membeli BBM subsidi. 

Dia mengatakan, alangkah baiknya Pertamina juga melakukan terobosan atau inovasi untuk mengantisipasi kebocoran maupun praktik penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi di lapangan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

10 hari lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

12 hari lalu

Truk Tangki Berisi 24.000 Liter Pertalite Terbakar di Cianjur, Lalin Macet Total

17 hari lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

17 hari lalu

Pertalite Langka, Antrean Kendaraan di SPBU Bangkalan Mengular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal