Sempat Diduga Kecelakaan Tunggal, Pesilat di Karanganyar Tewas Dianiaya Rekannya

Wahyu Endro
Tersangka penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas saat menjalani pemeriksaan di Polres Karanganyar. (iNews/Wahyu Endro)

“Makanya kita mengecek penyebab kematiannya. Itu tujuan dari pembongkaran (makam) biar pasti. Proses autopsi diawali dengan dibongkar dulu,” katanya.

Dia mengatakan, korban maupun dua tersangka yang melakukan pemukulan sama-sama dari perguruan silat. Jadi sejauh ini tidak ditemukan alat dan tidak ada pengakuan tersangka maupun saksi bahwa mereka pakai alat.

Polisi sendiri telah menetapkan empat tersangka terkait kematian korban. Dua tersangka berinisial AH dan RW sebagai pelaku utama penganiayaan serta dua lainnya (AI dan MF) karena membantu menyembunyikan dan membuang korban. Saat ini polisi masih mendalami keterangan para tersangka maupun saksi-saksi.

Sebelumnya,  jenazah Ridwan ditemukan di bawah jembatan Tugu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Senin pekan lalu. 

Ridwan sempat dinyatakan sebagai korban laka tunggal dari hasil visum luar pihak medis. Keluarga awalnya menolak dilakukan autopsi karena ingin segera memakamkan korban.

Namun setelah polisi mengungkap penyebab kematian akibat penganiayaan, akhirnya keluarga menerima untuk autopsi dan dibongkar makamnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
26 hari lalu

Bentrokan Konvoi Perguruan Silat dan Warga di Sidoarjo, 1 Pemuda Terluka

1 bulan lalu

Viral Pengeroyokan di Mojokerto, 2 Anggota Perguruan Silat Ditangkap

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi di Sidoarjo, 3 Tersangka Ditangkap

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Fakta Baru Bentrok Warga dan Massa Pesilat di Jombang, 2 Orang Tewas

2 bulan lalu

Konvoi Pesilat di Pasuruan Dibubarkan Warga, Geber Motor dan Nyalakan Flare

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal