Seorang Penambang Tewas, Warga Lereng Merapi Diimbau Hentikan Aktivitas Penambangan

Antara
Aparat mengimbau warga di lereng Merapi menghentikan aktivitas penambangan di sungai. (Antara)

BOYOLALI, iNews.id – Warga yang berada di lereng Merapi diimbau untuk menghentikan aktivitas penambangan di sungai yang berhulu dari puncak Gunung Merapi. Hal itu menyusul adanya peristiwa tanah longsor yang menewaskan seorang penambang di Desa Tlogolele Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.

"Kami bersama Polsek Selo sudah berkali-kali meminta kepada masyarakat untuk tidak menambang terlebih duhulu mengingat kondisi Merapi saat ini status siaga (level III)," kata Danramil Selo Kapten Inf. Tony Hidayanto, di Selo Boyolali, Kamis (26/11/2020).

Namun Danramil mengatakan, masyarakat setempat masih banyak yang nekat menambang. "Kami sudah memasang sanduk larangan penambangan karena status Merapi di lokasi, tetapi telah diturunkan oleh warga yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Ia mengatakan sesuai petunjuk Kapolres Boyolali tidak boleh ada penambangan sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk meningkatkan patroli di lokasi penambangan khusus di Kali Apu Desa Tlogolele.

"Kami juga akan menyampaikan ke Polsek Selo agar nanti dari Satuan Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu-rambu lalu lintas agar truk pasir tidak boleh masuk ke daerah penambangan," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kebakaran Pabrik Triplek di Boyolali, Kerugian Miliaran Rupiah

20 hari lalu

Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK 5 Kali, Luka di Hidung hingga Dada

25 hari lalu

Pikap Terperosok ke Jurang di Boyolali, Tersangkut Pohon Suren

25 hari lalu

Sopir Mengantuk, Pikap Gran Max Oleng Seruduk Toko Sepeda Listrik di Boyolali 

25 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal