Serangan Ulat Bulu di Demak Rambah 3 Kecamatan

Sukmawijaya
Serangan ulat di Kabupaten Demak yang mengakibatkan daun mangrove mengering. Foto: iNews/Sukmawijaya.

DEMAK, iNews.id - Serangan ulat bulu pemakan daun mangrove di wilayah Kabupaten Demak semakin meluas. Sepekan terakhir, serangan mencapai tiga kecamatan di kawasan pesisir pantai utara.  

Munculnya ulat bulu di hutan mangrove desa, mengakibatkan sekitar 15 kepala keluarga (KK) mengungsi. Sedangkan warga yang keluar rumah, harus membawa tongkat kayu untuk menghalau ulat yang bergelantungan atau payung.

Ulat bulu pemakan daun brayo atau daun mangrove telah merambah permukiman warga. Setelah muncul di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, ulat bulu kemudian muncul di tiga desa lainnya, yakni Bedono, Timbulsloko dan Sidorejo.

Selain Kecamatan Sayung, ulat bulu juga merambah dua desa di Kecamatan Karangtengah, yakni Tambakbulusan dan Wonoagung. Ulat  juga menyerang kawasan hutan mangrove di Desa Morodemak dan Desa Margolinduk di Kecamatan Bonang.

Dampak serangan ulat bulu mengakibatkan hutan mangrove seperti kering terbakar. Kawasan desa yang semula rindang, kini kering karena daun mangrove berubah menjadi coklat. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
4 hari lalu

Remaja Perempuan asal Sukabumi Hilang Sepekan, Ditemukan Selamat di Demak

8 hari lalu

Peretas Ratusan Website Sekolah Ditangkap, Raup Rp400 Juta dari Promosi Judi Online

14 hari lalu

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Perusakan 118 Hektare Mangrove di Rohil, 2 Alat Berat Disita

24 hari lalu

Kebakaran di Pahandut Palangka Raya, 146 Jiwa Mengungsi Kehilangan Tempat Tinggal

3 bulan lalu

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal