"Sebetulnya ini adalah perwujudan nilai Mangasah Mingising Budi, sebuah nilai yang Jawa yang sejak lama ada dan masih eksis hingga sekarang,” kata Umar.
Umar juga mengingatkan, warga Yoga pernah mengalami masa krisis pascagempa di tahun 2006 dan erupsi merapi 2010. Bedanya kali ini, warga Yogya diuji dengan bencana wabah.
“Bagi masyarakat Jogja, peristiwa krisis semacam ini bukan yang pertama. Kita ingat tahun 2006 saat gempa dan 2010 saat erupsi Merapi. Sebetulnya ini romantika memori lama, yang membedakan, saat ini bencananya bukan bencana alam," ucapnya.