Status Gunung Dieng Turun dari Waspada jadi Normal, Ini Penjelasan PVMBG

Tim iNews.id
Kondisi Kawah Timbang di Gunung Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (24/1/2023). (Antara/HO-BPBD Kabupaten Batang)

Dalam jarak kurang dari 10 meter, konsentrasi volume karbon dioksida maksimum 0,92 persen. Sedangkan, hasil pengukuran stasiun multigas menunjukkan konsentrasi karbon dioksida antara 0,15 persen sampai 0,19 persen yang mengindikasikan adanya penurunan konsentrasi gas karbon dioksida di Kawah Timbang.

Hasil pengukuran suhu air dan suhu tanah di Kawah Sileri pada kurun waktu yang sama, berturut-turut rata-rata 67,3 derajat Celsius dan 22,1 derajat Celsius yang menunjukkan suhu relatif stabil.

Gempa-gempa tektonik lokal dan gempa terasa juga menunjukkan penurunan. Hal itu mengindikasikan kondisi di bawah permukaan yang sudah mulai stabil.

Potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari aktivitas vulkanik di Gunung Dieng saat ini terutama adalah erupsi freatik di Kawah Sileri.

"Erupsi freatik atau semburan lumpur di Kawah Sileri bisa terjadi tanpa didahului oleh adanya peningkatan aktivitas baik visual maupun kegempaan," kata Hendra.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Disertai Gempa Tremor Menerus

4 hari lalu

Siswi SLB dari Keluarga Miskin di Banjarnegara Masuk Desil 9 Kategori Orang Kaya

5 hari lalu

Gunung Ile Lewotolok di NTT Meletus Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

6 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda, Badan Geologi: Waspadai Lontaran Batu Pijar

7 hari lalu

Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 10 Kecamatan di Tanggamus Diguyur Hujan Abu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal