Sultan Minta Pemerintah Transparan Sebut Daerah Zona Merah Corona di Indonesia

Kuntadi
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Antara/Luqman Hakim)

Menurut Sultan, ketika seseorang mudik, belum tentu hanya untuk bertemu keluarganya. Namun ada yang tidak bisa bekerja di Jakarta. Karena zona merah mereka tidak bisa berjualan, atau dagangan tidak laku kemudian pulang maupun karena menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga beban di Jakarta menjadi berat.

“Ketika beban di Jakarta bebannya berat, kemudian mulih (mudik). Masak mulih ora oleh (tidak boleh),” katanya.

Sultan juga menegaskan DIY tidak akan menolak kehadiran pemudik ataupun pendatang yang masuk ke wilayah itu. Namun mereka harus dikontrol dan disiplin agar tidak terjadi penularan atau penyebaran corona (Covid-19).

“Saya tidak permasalahkan pemudik mau ketemu saudara. Boleh. Yang penting dikontrol dan disiplin diri tidar menularkan,” kata Sultan.

Menurut Sultan, dari 19 kasus positif corona di DIY, tidak ada kasus penularan di tingkat lokal. Namun yang terinfeksi berasal dari luar kota. Begitu pulang di membawa virus dan ada yang kemudian dinyatakan positif.

Dalam 10 hari terakhir, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) melonjak menjadi 1.870 yang masyoritas adalah pendatang. Sebelumnya hanya 300-400 ODP. “Saya tidak persoalkan pendatang atau tidak. Tetapi motivasi pendatang apa,” kata Sultan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 hari lalu

Zona Merah Gunung Sinabung Diperluas 6 Km, Pemkab Karo Dirikan Tenda Darurat

12 hari lalu

Masuk Zona Merah Erupsi Sinabung, 560 Warga Desa Kuta Tengah Karo Diungsikan

12 hari lalu

Gunung Sinabung Siaga, Warga 2 Desa di Karo Masuk Zona Merah Bersiap Dievakuasi

11 bulan lalu

Alasan KPK Pilih Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Hari Antikorupsi Sedunia 2025

1 tahun lalu

Sultan HB X Sambut Dubes Australia, Bahas Penerbangan Langsung dan Kerja Sama Pendidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal