Talud 10 Meter di Semarang Longsor Tutup Akses Jalan Desa

Angga Rosa
Penanganan tanah longsor di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, kabupaten Semarang, Jumat (12/5/2023). Foto: Ist.

SEMARANG, iNews.id - Talud setinggi sekitar 10 meter di depan rumah Rusnadi (60) warga Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang longsor. Material tanah menutup akses jalan menuju tiga desa, yakni Banyubiru, Sepakung dan Wirogomo.

Akibatnya, jalan hanya dapat dilewati sepeda motor. Itu pun berbahaya dan pengendara harus ekstra hati-hati. Jika terjadi longsor susulan, ada empat rumah di bawah talud yang terancam. 

Untuk membersihkan material longsor, masyarakat bersama petugas BPBD Kabupaten Semarang, relawan dan personel TNI-Polri bergotong royong. Pembersihan material longsor menggunakan eskavator karena volumenya sangat banyak.

Kepala Desa Wirogomo, Suwignyo menjelaskan, talud longsor pada Kamis (11/5/2023) kemarin. Sebelumnya, terjadi hujan deras dengan durasi cukup lama. 

"Talud longsor karena tergerus air hujan. Kondisi talud sudah retak sehingga saat terjadi hujan deras tergerus air dan akhirnya longsor," katanya, Jumat (12/5/2023).

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

7 hari lalu

Terungkap! Motif Pelaku Bunuh Mozza karena Cemburu, Jasad Dibuang di Tol Semarang

7 hari lalu

Gelar Tahlilan, Keluarga Harap Bukan Mayat Mozza yang Ditemukan di Tol Semarang

8 hari lalu

Kronologi Mayat Mozza Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Jangli Semarang

8 hari lalu

Polisi Dalami Motif Pembunuh Mozza yang Ditemukan Tinggal Kerangka di Tol Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal