Tambak Digusur untuk Proyek BKT Semarang, Warga dan Satpol PP Bentrok

Ahmad Antoni
Sindonews
Petugas Satpol PP Kota Semarang terlibat bentrokan dengan warga Kelurahan Terboyo Kulon saat penggusuran lahan proyek Sungai Banjirkanal Timur, Senin (23/7/2018). (Foto: KORAN SINDI/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id – Bentrokan antara warga Kelurahan Terboyo Kulon dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mewarnai proses penggusuran lahan proyek normalisasi Sungai Banjirkanal Timur (BKT) Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/7/2018).

Bentrokan terjadi karena warga ngotot mempertahankan lahan yang merupakan area tambak mereka. Akibat kejadian itu, sejumlah warga mengalami luka-luka terkena pentungan. Beberapa warga yang dianggap sebagai provokator kemudian diamankan petugas.

Salah seorang tokoh masyarakat Terboyo Kulon, Edi Johar mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. Menurut dia, sebelum penggusuran lahan semestinya dilakukan dialog terlebih dulu dengan warga. " Saya sangat menyesalkan kejadian bentrokan ini, seharusnya tidak perlu terjadi .Selama ini kan tidak pernah ada dialog, bahkan sampai pelaksanaan penggusuran hari ini," kata Edi.

Merespons kejadian tersebut, warga menggelar pertemuan membahas langkah berikutnya bersama dengan kuasa hukum. Mereka mengancam akan menurunkan massa lebih banyak lagi jika pemerintah tetap melakukan penggusuran.

Sementara itu, puluhan petugas dan eskavator kembali membongkar puluhan bangunan liar di bantaran BKT. Pembongkaran dilakukan karena hari ini batas terakhir yang diberikan Dinas Perdagangan Kota Semarang bagi pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Bugangan dan Mlatiharjo. Namun, sebagian pemilik bangunan ada yang hanya mengosongkan bangunannya saja tanpa membongkarnya. Bahkan, sebagian juga masih ada yang tetap nekat bertahan di bangunan tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menegaskan, pada 11 Juli lalu telah memberikan tenggat waktu 10 hari kepada seluruh penghuni untuk menertibkan sendiri bangunannya. "Namun sampai batas waktu ditetapkan, sebagian warga sengaja mengosongkan bangunan tanpa merobohkan, sedangkan yang lainnya ada pula yang masih tetap bertahan," ujar Fajar.

Dia menyebutkan, terdapat 50 bangunan liar yang ditargetkan akan selesai dibongkar hingga akhir Juli ini. Meskipun tak mau membongkar sendiri, pihaknya tetap mengapresiasi kesadaran penghuni bangunan yang mau pindah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
6 hari lalu

Buntut Penebangan Pohon Tanpa Izin, Videotron SixNine Padel Bandung Disegel 

7 hari lalu

Langgar Perda, Pengelola Lapangan Padel SixNine Bandung Disanksi Denda dan Tanam Pohon

7 hari lalu

Viral! Warga Bandung Keluhkan Kegaduhan Aktivitas di Lapangan Padel, Satpol PP Tegur Pengelola

8 hari lalu

Bom Rakitan Ditemukan di Lokasi Bentrokan Adonara NTT, Polisi Sterilkan TKP

9 hari lalu

Berantas Prostitusi Liar di Krian, Satpol PP Sidoarjo Bakar Puluhan Lapak Liar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal