Imbas Erupsi Anak Krakatau, 23 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan
SEMARANG, iNews.id – Operasional Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang disiagakan selama 24 jam nonstop menyusul terganggunya penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, akibat sebaran abu vulkanikGunung Anak Krakatau. Kebijakan ini diberlakukan guna mendukung kelancaran navigasi udara serta pengalihan lalu lintas penerbangan (divert).
General Manager PT Angkasa Pura Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Sulistyo Widodo mengatakan, operasional 24 jam tersebut telah diberlakukan secara intensif sejak Minggu (6/9/2026) malam.
Dampak gangguan abu vulkanik pada rute Jakarta berimbas signifikan terhadap jadwal penerbangan di Semarang. Hingga Senin (7/9/2026), tercatat sebanyak 29 jadwal penerbangan di Bandara Ahmad Yani terpaksa dibatalkan.
Rincian pembatalan tersebut terdiri atas 14 penerbangan keberangkatan dan 15 penerbangan kedatangan yang mayoritas merupakan rute dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
"Pembatalan penerbangan berdampak langsung terhadap 3.420 penumpang. Rinciannya meliputi 1.842 penumpang keberangkatan dan 1.578 penumpang kedatangan," kata Sulistyo Widodo di Kota Semarang, Senin (7/9/2026).
Pihak manajemen PT Angkasa Pura menegaskan bahwa penyesuaian jam operasional 24 jam ini akan terus dievaluasi secara berkala dengan melihat dinamika pergerakan abu vulkanik serta perkembangan pemulihan operasional Bandara Soekarno-Hatta.