Hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter Wahyu Santoso menyebut Ahmad Munir mengalami luka pada pelipis kepala dan lebam pada wajah. Sementara Tamrin mengalami cedera kepala berat serta luka pada siku kanan.
Pemeriksaan medis menyimpulkan kedua korban meninggal akibat kekurangan oksigen setelah tertimbun material tanah.
Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah Tamrin dan Ahmad Munir diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Camat Watukumpul Arief Rachman Hakim mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.