Terdampak Banjir Rob, UMKM Sektor Sandang di Pekalongan Berhenti Produksi

Suryono Sukarno
Sejumlah pekerja batik dan konveksi di Kota Pekalongan saat menjemur kain yang masih bisa diselamatkan dari banjir rob. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

PEKALONGAN, iNews.idBanjir rob yang merendam Kota Pekalongan berdampak pada sektor UMKM, terutama batik dan konveksi. Para pelaku usaha sektor sandang tersebut tidak mampu produksi sepekan terakhir akibat banjir. 

Banjir rob mengakibatkan ratusan pengusaha maupun karyawan UMKM batik dan konveksi di Kota Pekalongan terpaksa menganggur. Tempat produksi terendam banjir setinggi 1 meter lebih. 

Akibatnya, aktivitas produksi lumpuh total. Setelah satu pekan berlalu, banjir rob mulai surut. Namun ketinggian banjir masih sekitar 50 sentimeter hingga 1 meter. 

Para perajin batik mulai menyortir kain yang masih bisa diselamatkan untuk diproduksi kembali. Banjir mengakibatkan puluhan ribu meter kain hanyut atau rusak akibat terendam air. 

“Selama berhenti produksi, kami kehilangan pendapatan. Kini hanya mengandalkan sisa tabungan untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata salah satu pekerja batik, Sholeh, Sabtu (28/5/2022). 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 hari lalu

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pelantikan Pemuda Perindo Banten Fokus Berdayakan UMKM Muda

4 hari lalu

DPW Perindo Kalbar Resmikan Warkop Perindo untuk Perluas Pasar UMKM dan Produk Lokal

12 hari lalu

Dari Legalitas hingga Modal, Partai Perindo Jabar Perkuat Pembinaan agar UMKM Naik Kelas

14 hari lalu

Mahfud Masuara Dorong Inkubator Bisnis Palu Masuk Fase Kedua, Pastikan UMKM Miliki Pasar Berkelanjutan

23 hari lalu

Banjir Rob Terjang Pesisir Situbondo, 7 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal