Terkendala Hujan, Proyek Pasar Johar Semarang Terancam Molor

Andik Sismanto
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (kanan) saat meninjau pembangunan Pasar Johar Baru beberapa waktu lalu. (Foto: iNews/Andik Sismanto)

SEMARANG, iNews.id - Proyek pembangunan Pasar Johar, Semarang, di bekas bangunan Pasar Kanjengan terkendala cuaca. Akibatnya, proyek yang dijadwalkan selesai akhir tahun ini terancam molor.

Pelaksana proyek Pasar Johar Baru, Biyanto mengatakan, hujan yang sering terjadi di Kota Semarang membuat pemasangan pondasi bore phile menjadi terhambat. Pondasi akan dipasang di 570 titik. Namun sementara, saat ini pemasangan baru mencapai 110 titik. Pekerjaan Pasar Johar Baru di bekas Gedung Kanjengan ini telah mencapai 74,2 persen.

Dia mengatakan, saat kondisi cuaca cukup baik, lima mesin bore phile yang didatangkan, sedikitnya dapat memasang 12 titik pondasi. "Namun ketika hujan tiba, kegiatan pengeboran jadi terganggu. Alhasil hanya mampu dipasang di delapan titik saja," ujarnya, Sabtu (18/11/2017).

Untuk mengejar target penyelesaian, saat ini pengerjaan proyek nonstop 24 jam dengan memaksimalkan para pekerja menjadi tiga jam kerja atau shift. Dia juga mengaku siap membayar denda sesuai dengan ketentuan untuk perpanjangan kontrak sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Ketika sudah melewati masa kontrak, kami siap menambah perpanjangan waktu dengan denda Rp50 juta per hari sesuai ketentuan yang ada,” imbuhnya.

Sementara Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto meminta agar kontraktor dapat memaksimalkan pekerjaannya mengingat waktu yang sudah mepet. Salah satu caranya dengan menambah jumlah pekerja. Pelaksana proyek senilai Rp90 miliar itu harus mampu menyelesaikan pembangunan 100 persen pada akhir Desember mendatang.
 
"Pasar Johar ini sudah tiga tahun ini tidak ada pembangunan. Harapan kami pembangunan lancar dan target bisa tercapai. Masyarakat dan pedagang tidak perlu menunggu lebih lama lagi. Jika proyek molor, akan berdampak pada pengerjaan Pasar Johar tahap berikutnnya," ungkapnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
15 jam lalu

Krisis Air Bersih Landa Lumajang, 14.809 Warga dari 12 Kecamatan Terdampak

19 jam lalu

Kronologi Mobil Travel Tabrak Truk Tewaskan 4 Penumpang di Tol Jombang, Sopir Diduga Mengantuk

2 hari lalu

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Terekam 32 Letusan dalam Sehari

6 hari lalu

Imbas Erupsi Anak Krakatau, 23 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

6 hari lalu

Karhutla di Gunung Tembok Jember, Kobaran Api Nyaris Merambat ke Permukiman Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal