Kapok Sahli Pangdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Joko Triyanto mengatakan, hasil TMMD sudah sesuai dengan target 100 persen.
"Memang yang menjadi pertimbangan penentuan sasaran adalah daerah pinggir atau daerah yang belum tersentuh agar kesejahteraan itu bisa lebih merata. Semoga hasil ini bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar dan bisa dipelihara untuk perkembangan daerah berkelanjutan," katanya.
Komandan Kodim 0733 Kota Semarang Kolonel Inf Honi Havana mengatakan program TMMD yang telah dilakukan saat ini diharapkan bisa berkelanjutan terutama untuk program non fisik.
"Setelah dari Kodim ini dilanjutkan pemda dalam hal ini Pemkot Semarang, kami minta forkopimcam untuk terus membina yang telah berjalan seperti SSB, sanggar tari budaya, bank sampah harus terus berjalan dan berkelanjutan," ujarnya.
Dalam TMMD Reguler Tahun 2022, kata dia, memang tidak hanya pembangunan secara fisik yang dilakukan melainkan juga pembangunan non fisik terutama untuk membangun jiwa masyarakat. Ia mengatakan hasil akhir dari pembangunan non fisik yang dilakukan salah satunya dengan pembentukan Kampung Pancasila di wilayah tersebut.