Virus Corona Bisa Jalan-Jalan di Tanah? Ini Jawaban Ahli Forensik

Nani Suherni
Virus corona (COVID-19) mengacaukan jalannya berbagai ajang olahraga di dunia. (Foto: ANTARA)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menghadirkan ahli forensik dari RSUP Dr Kariadi Semarang untuk menjawab bahaya virus corona. Ahli pun memastikan virus corona tidak berbahaya jika jenazah sudah dikebumikan.

Dalam sesi wawancara di akun YouTubenya, Ganjar mengatakan saat ini banyak warga penolak jenazah pasien virus corona (Covid-19). Mereka khawatir virus corona dalam tubuh jenazah bisa diserap tanah dalam kuburan tersebut.

"Pak dokter apakah virus itu bisa jalan-jalan setelah dikubur?," kata Ganjar dikutip akun YouTubenya, Jumat (3/4/2020).

Ahli Forensik RSUP Dr Kariadi Semarang RP Uva Utomo pun tegas memastikan virus corona tidak bisa bertahan lama di tanah layaknya antraks. Apalagi dalam penanganannya, cairan dalam jenazah pun dipastikan tidak keluar.

"Yang kita hadapi ini virus, yang strukturnya tidak lebih kuat daripada mungkin bakteri atau yang lain," kata Uva Utomo.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jasad Wanita Cantik Tanpa Busana Dikubur di Kebun Gegerkan Warga Tanah Laut

57 tahun lalu

Temuan Kerangka Ibu dan Anak di Bandung, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban

57 tahun lalu

Penandatanganan Ikrar Wakaf, Tanah Seluas 2.065 Meter Persegi di Makassar Jadi Milik HMI

57 tahun lalu

Kediri Geger, Balita Perempuan Ditemukan Tewas Dikubur di Samping Rumah

57 tahun lalu

Kasus Antraks di Sleman dan Gunungkidul, Sultan Minta Warga Hentikan Tradisi Brandu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal