Wakil Bupati Kendal: Keluarga Meyakini Kematian Kopda Muslimin adalah Takdir

Eddie Prayitno
Peti jenazah Kopda Muslimin saat berada di rumah duka di Trompo Kendal sebelum dibawa ke permakaman umum Trompo. (Eddie Prayitno)


KENDAL, iNews.id –Kopda Muslimin, otak penembakan istrinya RW (34) di Semarang, meninggal di rumah orang tuanya di Desa Trompo, Kecamatan/Kabupaten Kendal. Usai diautopsi di RS Bhayangkara Semarang, jenazah Muslimin langsung dimakamkan di pemakaman umum Trompo, Kamis (28/7/2022) petang.

Sementara, Mustaqim orang tua Kopda Muslimin belum bersedia dimintai keterangan. Namun Wakil Bupati Windu Suko Basuki mengatakan bahwa keluarga menerima kematian Kopda Muslimin.

“Setiap orang tentunya akan meninggal juga dan keluarga meyakini hal tersebut sehingga menilai kematian Kopda Muslimin adalah takdir,” kata Basuki.

Dia mengungkapkan,  orang tua Kopda Muslimin menyampaikan bahwa perlu diluruskan tentang penyebab meninggalnya Kopda Muslimin. 

“Kalau dari keterangan orang tua kopda Muslimin datang sekitar pukul 05.30 WIB dan meminta maaf kepada kedua orangtuanya. Kemungkinan almarhum sedang sakit dan mengeluh mual serta muntah muntah, kemudian oleh kerabatnya diminta istirahat di kamar belakang,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Motif Keji Pria Bunuh Pacar lalu Buang Mayat ke Selokan di Kendal, Kesal Ditagih Cincin

57 tahun lalu

Sadis! Pria di Kendal Bunuh Pacar lalu Buang Mayat ke Selokan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Tunggulsari Kendal Demo di Kantor Bupati, Tolak Aktivitas Galian C

57 tahun lalu

Kebakaran Rumah dan Usaha Rental Mobil di Kendal, 8 Motor Hangus

57 tahun lalu

Kisah Pilu Nenek Siti di Kendal, Rumah Dikepung Rob tanpa Listrik dan Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal