Warga Boyolali Merasa Takut Dengar Gemuruh Gunung Merapi Setiap Malam

Tata Rahmanta
Masyarakat tetap beraktivitas di tengah-tengah aktivitas vulkanik Gunung Merapi. (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

Meski tidak terlihat kepanikan berlebih, namun gemuruh Gunung Merapi yang terjadi bisa tak menentu. Menurut dia, kadang pada dini hari saat orang-orang sedang tertidur.

"Gemuruh kalau malam itu memang bikin takut," ujar dia.

Warga di wilayah Selo, kata Jumiyah, sementara ini tak menghentikan atau pindah ke lokasi pengungsian. Karena kondisi gemuruh memang sudah biasa, dan belum melihat adanya potensi-potensi bahaya ke arah Boyolali.

"Sementara masih biasa-biasa saja," kata Jumiyah.

Terhitung sejak Mei 2018 lalu, BPPTKG Yogyakarta meningkatkan status Gunung Merapi menjadi level dua atau Waspada. Warga juga diimbau untuk menjauhi radius tiga kilometer dari puncak kawah gunung.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal