Pemkot Dorong Warga Semarang Manfaatkan Lahan Sempit lewat Urban Farming

Dimas Yuli
Tanaman buah melalui urban farming di komplek taman air mancur Balai Kota Semarang. Foto: iNews/Dimas Yuli.

SEMARANG, iNews.id Pemkot Semarang mendorong warganya memanfaatkan lahan sempit untuk pertanian melalui urban farming. Hasil panen diharapkan bisa membantu mencukupi ketahanan pangan keluarga.

Seperti kegiatan urban farming di komplek taman air mancur Balai Kota Semarang. Lahan sempit dimanfaatkan untuk menanam tanaman buah-buahan melalui media tabulampot (tanaman buah dalam pot).

Ada beberapa jenis tanaman buah yang ditanam menggunakan tabulampot, di antaranya jambu kristal, anggur, srikaya, apel India, jeruk wedang, dan jeruk Bali. Tidak hanya tanaman buah buahan, tabulampot di kompleks taman Bali Kota Semarang juga ditanami padi. 

“Gagasan urban farming bertujuan memotivasi warga memanfaatkan lahan yang sempit agar bisa digunakan secara optimal, terutama untuk pertanian,” kata Hernowo Budi Luhur, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang.

Dinas Pertanian rencananya akan mengembangkan urban farming di beberapa taman yang ada di Kota Semarang. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Buah-buahan Segar yang Bisa Anda Beli saat Belanja Grocery Online di BlibliFresh

57 tahun lalu

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen

57 tahun lalu

Legislator Partai Perindo Sengkon: Petani Kalteng Butuh Perbaikan Infrastruktur dan Akses Pasar

57 tahun lalu

Poktan Tunas Baru Kuala Panduk Terima Bantuan Alat Pertanian dari PT HML

57 tahun lalu

Kumpulkan Bukti Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Geledah Gedung DPRD Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal