Wedang Kacang Kapuran, Manisnya Lengkapi Suasana Sore Kota Semarang

Taufik Budi
Kuliner wedang kacang kapuran, minuman khas sebuah warung tenda di Jalan Ki Mangunsarkoro, kawasan Kapuran, Kota Semarang. Foto: iNews/Taufik Budi.

“Dalam sehari, rata-rata bisa menghabiskan delapan kilogram kacang tanah dan delapan kilogram kacang hijau,” kata Tuminah, pemilik wedang kacang kapuran. 

Sebanyak 150-200 porsi ludes selama jam operasional mulai pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB. Harganya Rp8.500 per mangkuk. Selain wedang, terdapat pula beragam camilan.  

Seperti pisang goreng, tahu bacem, lumpia, dan makanan ringan lainnya. Semuanya merupakan masakan sendiri agar kualitas rasa tetap terjaga. Dalam rangka menjaga kualitas, selama puluhan tahun juga tidak membuka cabang. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
4 jam lalu

Ketua KONI Jateng Dukung Polisi Usut Kematian Atlet Pencak Silat di Ajang Porprov

20 jam lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

22 jam lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

6 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

12 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal