“Dua orang menggali sumur untuk menambah kedalamannya. Tiba-tiba sumur ambrol dan menimbun keduanya di kedalaman kurang lebih 13 meter,” ujarnya.
Informasi kejadian kemudian diterima Basarnas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek. Tim penyelamat langsung bergerak menuju lokasi.
“Kami terima informasi dari rekan-rekan BPBD Trenggalek lalu merespons dengan meluncur ke TKP dan melakukan tindakan evakuasi,” katanya.
Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, kepolisian dan TNI dikerahkan untuk mengangkat kedua korban. Namun, proses evakuasi tidak mudah. Posisi korban berada jauh di dalam sumur dan tertutup material tanah serta bebatuan dengan ketebalan diperkirakan mencapai satu meter.
Petugas harus mengeluarkan material longsoran secara bertahap agar tidak memicu ambrol susulan. Kondisi ruang yang sempit juga membuat proses penyelamatan berlangsung lebih lama.