2 Peristiwa Penting di Majapahit yang Ditandai dengan Gempa Bumi

Avirista Midaada
Fenomena alam gempa bumi menjadi penanda peristiwa penting di Kerajaan Majapahit. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Fenomena alam gempa bumi menjadi penanda peristiwa penting di Kerajaan Majapahit. Dalam Kitab Pararaton disebutkan gempa bumi sebagai penanda suatu peristiwa usai Perang Sadeng.

Konon, wilayah Sadeng yang menjadi lokasi peperangan berada di tepi Sungai Bedadung di Kabupaten Lumajang dan Keta, terletak di pantai utara Jawa Timur masuk dalam wilayah Kerajaan Majapahit. 

Seusai Perang Sadeng, rupanya Aria Tadah merasa dirinya kurang tepat lagi untuk memangku jabatan Patih Amangkubhumi. Dia memohon agar dibebaskan dari tugasnya itu dan permohonan itu dikabulkan pada tahun 1334. 

Gajah Mada adalah calon penggantinya. Dia telah berpengalaman tiga tahun sebagai Patih Daha. Pengalaman itu dirasa oleh Sang Prabhu telah cukup bagi Gajah Mada untuk mendapat tugas baru yang lebih berat. 

Dengan berhentinya Aria Tadah alias Pu Krewes sebagai Patih Amangkubhumi, jabatan tersebut lowong dan Gajah Mada ditunjuk untuk menduduki posisi itu. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
19 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Gunungkidul, Kedalaman 10 Km

2 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,9 Guncang Nagekeo NTT, Getaran Terasa hingga Maumere

2 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,5 Guncang Kupang NTT

3 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Aceh Tamiang, Berpuasat di Darat

6 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, Berpusat di Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal