22.107 Anak di Jatim Terpapar Covid-19 dan 93 Meninggal, Penularan Didominasi Klaster Keluarga

Aan Haryono
Siswa SMP mengikuti vaksinasi Covid-19. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun ini masih dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid-19. (Foto: SINDOnews)

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan klaster keluarga semakin masif, antara lain membiarkan anak-anak bermain bersama di lingkungan kompleks atau perumahan tanpa protokol kesehatan,” katanya.

Andri menambahkan, anak-anak harus dilindungi, salah satunya dengan pemberian vaksinasi Covid-19. Untuk saat ini, vaksinasi anak diberikan pada usia 12-17 tahun. Di Jatim, jumlah anak usia tersebut sebanyak 3.093.465 jiwa.

“Pemberian vaksin Covid-19 untuk anak-anak tidak hanya melindungi anak dari infeksi virus corona, melainkan juga penting untuk mencegah anak-anak menularkannya kepada orang dewasa yang rentan,” katanya.

Peringatan HAN yang selalu diperingati pada 23 Juli menjadi momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia. Ini termasuk untuk menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
18 jam lalu

Gempa Terkini Guncang Malang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya

3 hari lalu

BULOG Dukung Penuh Operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Serentak Hari Ini

3 hari lalu

Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Malang Jatim Sore Hari Ini

4 hari lalu

Kecelakaan Truk di Jombang Bikin Macet hingga 2 Km, Sopir Tak Ditemukan

6 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal