3 Partai Politik Indonesia Dibubarkan karena Terlibat Makar, Ada yang Punya Kisah Kelam

Solichan Arif
Ilustrasi Partai Politik Indonesia Dibubarkan, BPUPKI dibubarkan 7 Agustus 1945 (Foto: Kemdikbud)

3. PSI (Partai Sosialis Indonesia)

Bernasib sama dengan Masyumi, Presiden Soekarno atau Bung Karno juga membubarkan PSI karena dianggap terlibat gerakan pemberontakan PRRI/Permesta di Sumatera.

Pembubaran PSI berlangsung 17 Agustus 1960, Bung Karno menerbitkan Keppres nomor 201 tahun 1960. Bung Karno sempat memanggil Sutan Sjahrir selaku Ketua PSI guna menjelaskan posisi PSI dalam peristiwa PRRI/Permesta.

Namun keterangan mantan perdana menteri pertama RI itu tidak mengubah pendirian Soekarno untuk membubarkan PSI. Sebab secara politik, koalisi PSI dan Masyumi diketahui selalu mengambil posisi oposisi terhadap Pemerintahan Soekarno.  

Tidak berlangsung lama dari pembubaran PSI, pada 16 Januari 1962, Sjahrir ditangkap dan dijadikan tahanan politik. Sutan Sjahrir yang sempat diijinkan berobat ke luar negeri karena sakit, wafat dengan status masih sebagai tahanan politik rezim Soekarno.

Itulah partai politik di Indonesia yang dibubarkan karena terlibat makar.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nobar Film Pesta Babi di Universitas Mataram Dibubarkan Rektorat, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Profil Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ditetapkan Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Desak Bebaskan Aktivis, Aliansi Perempuan Indonesia: Demo Jangan Disamakan dengan Makar

57 tahun lalu

Pemilik Toko di Bangka Barat Tidak Tahu Ada Ikat Pinggang Mirip Lambang PKI, Sudah Disita Polisi

57 tahun lalu

Heboh, Warga Temukan Toko Jual Ikat Pinggang Berlogo Palu Arit di Bangka Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal