Selain pelatihan teknis, persiapan kontingen juga mencakup sejumlah agenda strategis. Kegiatan tersebut antara lain Joint Training Polwan dan RCMP, Pre-AOC, Assessment of Operational Capability, Command Staff Training, Leadership Training, Ground Handling, serta team building.
"Persiapan ini juga mencakup agenda strategis lainnya, seperti Joint Training Polwan dan RCMP, Pre-AOC, Assessment of Operational Capability, Command Staff Training, Leadership Training, hingga kegiatan Ground Handling dan team building," kata Kombes Abast.
Seluruh rangkaian persiapan kemudian ditutup dengan sejumlah tradisi pelepasan. Kegiatan tersebut meliputi Tradisi Jalan Juang, upacara pembaretan, dan upacara penutupan resmi sebelum kontingen diberangkatkan menuju Afrika Tengah.
Keikutsertaan lima personel Polda Jatim dalam FPU 8 MINUSCA menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung misi pemeliharaan perdamaian dunia di bawah mandat PBB.
"Mereka membawa nama besar Polri dan Polda Jatim dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini. Kami berharap seluruh personel dapat menunaikan tugas dengan profesional, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab," ucapnya.
Kelima personel tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas dalam misi internasional dengan membawa nama Indonesia, Polri, dan Polda Jatim di Republik Afrika Tengah.