6 Calon TKW Kabur dari Penampungan di Malang, PJTKI Bantah Ada Intimidasi-Kekerasan

Avirista Midaada
Lokasi para TKW yang kabur dari penampungan PJTKI. (Foto: Avirista Midaada / MPI)

MALANG, iNews.id - Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Cipta Karya Sejati (CKS) membantah kaburnya enam calon tenaga kerja wanita (TKW) di Malang karena adanya tekanan ddari perusahaan. Hal ini disampaikan kuasa hukum PT CKS Gunadi Handoko.

Dia menegaskan, tidak ada ancaman atau tindakan kekerasan yang dialami para calon TKW yang sempat ditampung dan menempuh pendidikan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik PJTKI PT CKS. Kalau pun ada yang terluka, akibat jatuh ketika kabur dan itu bukan tanggung jawab perusahaan.

"Ancaman dalam bentuk bagaimana tidak ada, bisa ditanyakan, tidak ada yang terluka atau apa gitu, kecuali nggak tahu kalau masalah jatuh, ya kalau jatuh itu persoalan lain lagi," ujarnya, Jumat (23/2/2024).

Dia mengatakan, tidak ada perlakuan intimidasi yang dilakukan perusahaan kepada para calon TKW. Tapi jika memang ada aturan tidak diperbolehkan menggunakan ponsel atau menerima sanksi, itu bagian dari pendidikan yang diberikan oleh LPK.

"(Intimidasi dan pelanggaran aturan) Tidak ada semata-mata dari perusahaan. Itu bukan melakukan intimidasi ya kalau gitu loh, kalau misalnya ada ini melanggar aturan, misalnya dikasih tugas, nggak mengerjakan atau misalnya, dilarang main handphone, masih pendidikan masih apa ya," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota DPRD dari PDIP Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Kasus Dokter Icha

57 tahun lalu

Dugaan Intimidasi di Balik Kematian Dokter Icha, Polisi Periksa 3 Anggota DPRD TTU

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal