Alih Fungsi Hutan Picu Bencana, Komisi E DPRD Jatim Minta Perhutani Terbuka 

Ihya Ulumuddin
Komisi E DPRD Jatim melihat dari dekat salah satu titik banjir bandang di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (9/11/2021). (Foto: iNews.id/ihya' ulumuddin).

Hikmah mengatakan, butuh perencaan lebih detail terkait penanggulangan bencana di kawasan lereng gunung. Karena itu, semua pihak harus duduk bersama melakukan pemetaan. "Semua (potensi bencana) perlu dipotret. Penyebabnya apa dan bagaimana penanganannya," katanya. 

Khusus mengenai alih fungsi lahan, Hikmah juga meminta agar Perhutani lebih tegas, terutama kepada masyarakat yang memanfaatkan lahan. Sebisa mungkin mereka harus ikut menjaga hutan, bukan sekadar memanfaatkan. 

"Edukasi ini harus dilakukan terus menerus dan masif. Jangan hanya respons sporadis di permukaan yang penting penyelamatan ke depannya. Sertifikasi perhutanan sosial harus disertai dengan pewajiban pemeliharaan hutan," kata politisi PKB ini. 

Administratur Perhutani KPH Malang Candramusi mengatakan luas hutan Perhutani di Kota Batu mencapai 6.000 hektare (ha). Dari jumlah tersebut 2.900 ha di antaranya merupakan hutan lindung. Sedangkan sisanya merupakan hutan produksi. 

Namun, dia mengakui ada banyak tanaman semusim di hutan lindung tersebut. "Sejak 2005 kami sudah melakukan moratorium penebangan di batu. Hanya saja, kami melihat, hutan kami ditanami tanaman semusim," tuturnya. 

Diketahui, Komisi E DPRD Jatim meninjau lokasi banjir bandang di Kota Batu, Selasa (9/11/2021). Selain memantau penanganan pascabencana, mereka juga menggelar rapat koordinasi mengantisipasi bencana susulan. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kondisi Terkini Banjir Bandang Terjang Padang, Waspadai Banjir Susulan

11 hari lalu

Belasan Batang Kayu Jati Ditemukan di Lahan Kosong Banyuwangi, Asal dan Pemilik Ditelusuri

11 hari lalu

Trauma Banjir Bandang, Warga Aceh Tengah Mengungsi usai Sungai Meluap

17 hari lalu

Anjing Pelacak Temukan Dompet dan KTP Agusral, Korban Hilang Banjir Bandang di Solok

19 hari lalu

Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing Pelacak Cari Korban Banjir Bandang di Solok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal