Angka Perceraian di Surabaya Capai 5.198 Kasus, Paling Banyak Gugatan Istri 

Lukman Hakim
Angka perceraian di Kota Surabaya cukup tinggi, mencapai 5.198 kasus.(Foto: Ilustrasi/Ist)

SURABAYA, iNews.id - Angka perceraian di Kota Surabaya sepanjang Januari hingga November 2021 mencapai 5.198 kasus. Jumlah ini relatif lebih rendah dibanding tahun 2020 yang mencapai 6.230 kasus. 

Dari total angka perceraian itu, angka cerai gugat dari pihak istri masih mendominasi dengan 4.020 kasus. Sedangkan perceraian karena talak sebanyak 1.667 kasus. Cerai gugat merupakan perceraian yang diajukan pihak istri. Sedangkan cerai talak diajukan pihak suami. 

"Ada beragam penyebab  yang melatarbelakangi terjadinya perceraian tersebut," kata Ketua Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Samarul Falah, Rabu (22/12/2021).

Dia mengungkapkan, beberapa faktor perceraian antara lain Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), judi, ekonomi hingga poligami. Di tahun 2020, penyebab tertinggi kasus perceraian adalah akibat perselisihan dan pertengkaran yang berkepanjangan, jumlahnya mencapai 3.337 kasus. 

"Sedangkan yang dilatarbelakangi masalah ekonomi sebanyak 1.729 kasus dan poligami 4 kasus," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Istri Sewa Pembunuh Rp85 Juta untuk Habisi Suami di Merangin, Jasad Korban Dikubur di Kebun

17 hari lalu

Oknum Anggota Brimob Polda Sultra Dilaporkan Istri Dugaan Kasus Zina dan KDRT

1 bulan lalu

Penangkapan DPO Penyekap dan Aniaya Mantan Istri di Parigi, Polisi Lepaskan Tembakan

2 bulan lalu

Tak Terima Diceraikan, Residivis KDRT di Palopo Sekap dan Lukai Mantan Istri Pakai Sajam

2 bulan lalu

Cekcok Berujung KDRT, Pria di Kampar Aniaya Istri Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal