Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong

Avirista Midaada
Bangunan Kelenteng Eng An Kiong di Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada/MPI)

Dari sanalah mereka akhirnya membuat sebuah bangunan tempat ibadah Kelenteng Eng An Kiong yang awalnya hanya sebuah bangunan yang sederhana. Lambat laun proses renovasi dan pembangunan para donatur dari kaum Tionghoa ini, iuran dan menyedekahkan sebagian hartanya untuk pembangunan kelenteng.

"Donatur ini dibuatkan plakat, dituliskan namanya, ini ada nama marga, jadi ada ratusan donatur istilahnya. Ada yang nggak dituliskan nama, makanya ini dikosongkan plakatnya," ujarnya.

Rudi menambahkan, total ada dua plakat lama yang membuat jumlah donatur pendirian Kelenteng Eng An Kiong yang kabarnya menelan biaya awal renovasi hingga satu Gulden. Ada tiga keyakinan agama yang beribadah di kelenteng ini, yakni Konghucu, Buddha dan Tao.

Khusus agama terakhir itu disebutnya merupakan keyakinan agama dari nenek moyang leluhur di China.

"Ada beberapa renovasi jadinya, nggak langsung besar kayak gini. Ngumpulkan duitnya untuk eksistensi dan renovasi kelenteng dulu," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga

57 tahun lalu

Identitas Kerangka Manusia di Bukit Jember, Warga Diduga Depresi usai Cerai dengan Istri

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Ngeri! Maling Motor Modus COD di Pasuruan Dihajar Massa hingga Kritis

57 tahun lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal